CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sabtu, 12 Januari 2013

Di Sudut Kota Tua

Di sudut kota tua, remang-remang memoar samar perlahan menyimpan kenangannya

Di sudut kota tua, pelan-pelan aku mengeja kembali bait-bait cinta ciptaan-Nya

Di sudut kota tua, jemariku mencari jemari lain untuk disatukan

Di sudut kota tua, aku bermetafosa menjadi serangga bersayap untuk terbang

Di sudut kota tua, alam mendikteku tentang hamparan paparan hijau biru semesta

Di sudut kota tua, Tuhan temukan aku dengan sosok mu yang haru biru

Di sudut kota tua, rasanya bahagia dan sakit sudah merekat jadi ikatan takdir

Di sudut kota tua, janji-janji yang tak terlunasi menangis sejadi-jadinya meminta untuk ditepati

Di sudut kota tua, aku merangkak berdiri ketika jatuh bertubi-tubi

Di sudut kota tua, perihal sulit menjadi parsial dalam perasaan

Di sudut kota tua, aku mulai mengkekalkan nafas-nafas dalam kata

Di sudut kota tua, aku mulai mengenal arah timur, barat, selatan yang mengantarkanku kearah berlainan

Di sudut kota tua, sudah terekam hampir 4 semester sejarah yang menderu-deru tercatat dalam buku yang kunamai 'kenangan di sudut kota Yogyakarta'


Rafika
(Puisi  Memasuki Zona Senja di Kamar Kos)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar